Please sign our Guest Book
<Guestbook

PUPS FOR SALE TODAY!!

Click Here




Ina. Ch. Benhur von Blesofky

(August 9th, 1999 - November 28th, 2006)


Ben was the foundation stud dog not only for our kennel, but also for others. He heralded a new trend for Golden Retrievers in Indonesia.  After his debut in Jogja, people started to become aware about how important bloodlines are and how selected bloodlines determine the quality of puppies produced.  His offspring are generating Ben´s blood and we hope they will pass his "Benhood"  to their offspring.










"Lady"

Hana Princessa von Silk Kennel

(July 23rd, 2002 - March 20th, 2008)


 She had the most nicknames: "doled", "emak", "mbak"

One of my foundation bitches, and I have to say the best bitch of all...so caring and tender to her babies.

She gave me the 1st generation of Merapi Kennel family, the 2nd and the 10th...She never left her babies for two days after her delivery, never cared about her noisy kennel friends, no relieving; she preferred to be with them in their earlier life...

She even thought me how to take care of babies, how golden retriever bitches handles their babies.

In August 2007, she moved to Rorin´s Highland Kennel, Jakarta because the owners of the kennel, Roma and Rini persuaded me to bring Lady to Jakarta.  We co-owned her since then.

She became a "mentor" for Roma and his kennel crew by giving them six-beautiful pups, her last litter. Lady even taught Celi -our bitch to be- how to clean up, how to feed and how to manage her pups.

Unfortunately God has His own plan. Something we never thought would come to us so early.

She left us on the vet´s table after suffering a serious infection in her reproduction area for about 4 months after her last delivery on March 20th, 2008.

It was shocking for me.  I was in Jakarta and on my way home to Jogja at that time when Roma called me that Lady was critical. Didn´t think that she would be that bad. The next day in  Roma called me to day that she had gone.


"Doled", thank you for the time you gave us.
 
     
                                                   
 
Selamat Tinggal Lady -- Miss Titin, Jakarta (colleague)
Beberapa pengalaman yang paling berkesan yang kualami adalah ketika mengetahui transisi teman hewanku dari dunia ini ke dunia berikutnya. Ketika hidup mereka menjadi beban entah karena rasa sakit atau kehilangan fungsi normal tubuh, aku tidak bisa menolong sebuah keluarga dengan menyakinkan mereka bahwa hewan peliharaan kesayangan mereka akan pergi dengan damai. Membuat keputusan akhir semacam itu sangat menyakitkan, dan aku merasa tak berdaya menghibur pemiliknya yang berduka.

Itu sebelum aku bertemu Lady.

Aku pertama kali bertemu dengan seekor anjing golden retriever betina yang sangat manis ketika dia bermain ke rumah ku dan bertemu dengan golden retriever ku Leon. Waktu itu aku sangat bahagia karena kami memang ingin menjodohkan leon dengan lady. Semua rencana pun sudah tersusun rapi. Pemilik anjing itu Roma dan istrinya Rini sangat menyayangi Lady, bahkan mereka selalu menganggap semua anjing di rumah mereka sudah seperti anak mereka sendiri.

Setelah 2 minggu berlalu setelah kunjungan pertama itu, aku mendapatkan kabar dari temanku itu kalau lady sedang sakit dan akan di bawa segera ke dokter, aku merasa tenggorokanku tersumbat ketika aku menelpon dan mendengar jeritan nya yang memilukan hati. Saat itu juga aku berdoa mengharapkan terjadi mukjizat pada nya.

Malam harinya, dadaku terasa hampa. Aku membaca sms dari temanku dan mengabarkan kepada ku bahwa Lady tak bisa di tolong lagi karena ternyata masih ada anak anjing yang tertinggal dalam perutnya. Aku berpikir: Lady sekarang kau sudah pergi dan aku tak pernah melihatmu lagi. Yang juga terpikir olehku adalah: aku tidak sempat mengucapkan selamat tinggal.

Dari dulu aku selalu mempertanyakan kenyataan menyedihkan bahwa mengapa hidup binatang lebih pendek daripada hidup manusia. Tapi tidak lama ini aku menemukan jawabannya dari sebuah buku yang ku baca, “ Semua orang dilahirkan supaya mereka bisa belajar cara menjalani kehidupan yang lebih baik seperti mencintai semua orang dan bersikap baik, nah binatang sudah tahu cara melakukannya, jadi, mereka tidak perlu tinggal di dunia selama manusia.”






Website built and maintained by Wotzgnu Creative Designs

Creating Reality from Imagination